WangSit Pawukon

Metafisika Waktu itu Bernama Pawukon

Membongkar Peta Batin Kuno Di dalam diri kita, terbentang sebuah "peta" batin yang unik. Peta ini adalah cerminan dari pola ...

Minggu, 27 September 2015

Minggu/Wuku Wuye 27 September-3 Oktober 2015: Berpasangan Ideal dalam Pilkada dengan Landhep-Kuningan, Bercincin Sunkist Borneo

Mpu Totok Brojodiningrat
Penelitian Blontang, Muara Lawa, Kutai Barat, Kaltim

Wuku Wuye, didalam Mongso Kapat. Candrane: "Waspo Kumembeng Jroning Kalbu". Mangsane Tuk podho mampet lan sumur podho asat. Wit randu wiwit pentil. Manuk manyar gawe susuh. Bayi lahir ing mongso iki watakke resikan. 

Artinya: "Air mata duka menggenang dalam telaga hati". Saat sumber mata air banyak yang tidak keluar, sumur sumur kekeringan. Pohon randu mulai berbuah, burung manyar membuat sarang. Bayi yang lahir pada mongso ini wataknya suka pada kebersihan.

Bathara Kuwera, Simbol Wuku/Minggu Wuye

Wuku Wuye, durasi dari tanggal 27 September 2015 ~ 03 Oktober 2015 (Minggu wage ~ Sabtu kliwon). Gambar karakter hari dalam wuku dan posisi "Bathara Kala" ditampilkan berikut ini,  disertai uraian/penjelasan berdasarkan hari. Uraian diawali pada gambar "ikan dan celeng/babi hutan" yang mensimbolkan hari Minggu, seterusnya gambar "Harimau" sebagai simbol hari Senin.

Karakter Hari dan Posisi "Bathara Kala",
Minggu/Wuku Wuye
Tanggal 27 September 2015 (Minggu wage): Wataknya hari adalah rahayu, sangat baik untuk bersedekah.

Tanggal 28 September 2015 (Senin kliwon): Hari ini adalah Satriya Wirang (mendapat malu besar), juga bertepatan hari Tali Wangke (mengikat mayat). Untuk bepergian urusan penting mendapatkan malu dan gampang terpengaruh hal yang tidak baik dari kata kata orang lain. Tidak baik untuk melangsungkan pernikahan, boyongan rumah, memulai membangun rumah.

Tanggal 29 September 2015 (Selasa legi): Baik untuk urusan usaha Agrobisnis. Baik untuk menanam Pala kapendhem, seperti ketela pohon dan sejenisnya.

Tanggal 30 September 2015 (Rabu paing): Sangat baik untuk menjala ikan, bisnis perikanan. Membuat  tumbal sawah bagus dan terhindar dari hama.

Tanggal 01 Oktober 2015 (Kamis pon): Hari ini adalah Satriya Wirang, hati-hati didalam bertindak supaya tidak mendapatkan malu besar. Baik untuk mencari ikan. Bepergian mendapatkan rejeki dari arah yang tidak pernah terduga.

Tanggal 02 Oktober 2015 (Jumat wage): Wataknya Rahayu, sangat baik untuk bersedekah.

Tanggal 03 Oktober 2015 (Sabtu kliwon): Saat yang baik kalau ingin membongkar bangunan. Menjalin persaudaraan sangat baik

Wuku Wuye, dewanya Batara Kuwera.
Kayunya: Pohon Tal, cenderung panjang usianya.
Burungnya: Gogik, cemburuan. Berpikiran tajam atau pandai. Terhadap orang yang dicintainya selalu ikhlas. Akan tetapi mudah putus asa jika perintahnya tidak segera dituruti.
Wuku Wuye: Getih tinumbing ngarum arum. Artinya, sangat mudah berputus harapan.
Kolo/Apes: ada di Barat. Selama 7 (tujuh) hari jangan melakukan perjalanan jauh kearah Barat.

Ilustrasi: Manuskrip Wuku Wuye
Koleksi: Museum Brojobuwono, Karanganyar, Jateng

Wuku Wuye, keris yang cocok antara lain: Keris dapur Brojol, keris dapur Semar Tinandu, keris dapur Semar Pethak, keris dapur Semar mesem, keris dapur Supono Bandung, Keris dapur Rarasiduwa, Keris dapur Pandawa, Keris dapur Pandawa Rare/Lare, Keris dapur Pandawa Cinarita.

Ilustrasi: Keris dhapur Pandawa Cinarita Pudhak Sategal
Koleksi: Sigit Yunarka (Klaten)

Batu permata dan batu akik yang cocok bagi wuku Wuye, antara lain:

  • Topaz kuning
  • akik cempaka
  • cat eye (mata kucing) kuning chrysoberyl
  • sunkist Borneo

Wuku Wuye pasangan ideal dalam Pilkada: Wuku Landep dan wuku Kuningan.*
Ilustrasi: Kompas Wuku
Posisi Wuku Wuye berada di Barat


Minggu/Wuku Maktal 20-26 September 2015: Berpasangan Ideal dalam Pilkada dengan Sinta-Galungan, Bercincin Meteor Hitam

Mpu Totok Brojodiningrat (kiri)
Ritual di Hutan Krendawahono, situs bersemayamnya Sang Durga Batari
tempat bertapa Nyai Calon Arang

Wuku Maktal, dalam minggu ini masuk "Mongso Kapat".


Candrane "Waspo Kumembeng Jroning Kalbu". Mangsane tuk podho mampet lan sumur podho asat. Wit randu wiwit pentil. Manuk manyar gawe susuh. Bayi ing mongso iki watakke resikan. 

Artinya: "Air mata duka menggenang dalam telaga hati" Sumber sumber air banyak yang tidak keluar air, sumur kekeringan. Pohon randu/kapuk mulai berbuah, burung manyar membuat sarang. Bayi yang terlahir pada mongso ini wataknya suka akan kebersihan.


Bathara Sakri, Simbol Minggu/Wuku Maktal

Wuku Maktal saat ini durasi dari tanggal 20 September ~ 26 September 2015 (Minggu paing ~ Sabtu pon). Gambar karakter hari dalam wuku dan posisi "Bathara Kala" ditampilkan berikut ini dan disertai uraian/penjelasan berdasarkan hari. Uraian diawali pada gambar "kijang" yang mensimbolkan hari Minggu, seterusnya gambar "matahari" sebagai simbol hari Senin.

Karakter Hari dan Posisi "Bathara Kala",
Minggu/Wuku Maktal
Tanggal 20 September 2015 (Minggu paing): Tidak baik untuk membuat segala bentuk perjanjian utang piutang. Akan menyisakan masalah di kemudian hari pada kedua belah pihak.

Tanggal 21 September 2015 (Senin pon): Tidak baik untuk melakukan perjalanan penting.

Tanggal 22 September 2015 (Selasa wage): Hari ini Bangas Padewan, juga Lebu Katiyub Angin. Tidak baik untuk hajad penting, seperti mantu/pernikahan, boyongan rumah, kantor. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan bangunan, seperti perumahan, pertokoan, perkantoran, apartement, perhotelan dan lain sebagainya. Untuk melakukan bepergian banyak sialnya.

Tanggal 23 September 2015 (Rabu kliwon): Sangat baik untuk kembali menjalin tali persaudaraan, urusan dibidang pangan banyak rejeki.

Tanggal 24 September 2015 (Kamis legi): hari ini adalah Kolo, banyak kebohongan dan kekecewaan bagi yg melakukan suatu perjalanan jauh, dibelahan dunia terjadi tragedi didarat yang sangat memilukan dan miris di hati...

Tanggal 25 September (Jumat paing): Jangan mencairkan kredit, tidak baik untuk melakukan perjanjian kerja. Yang melakukan perjalanan jauh cenderung berseteru.

Tanggal 26 September 2015 (Sabtu pon): Merekrut tenaga kerja atau pegawai bagus. Menjalin persaudaraan sangat bagus.

Wuku Maktal, dewanya Batara Sakri.

Kayunya: Wit Nagasari.
Burungnya: Ayam Alas. Manis senyum dan tutur katanya, disukai banyak orang. Pengabdiannya diterima dan meninggalkan sejarah. Pangkat, derajat dan harta didapatkan pada waktu yang bersamaan. Berhati  lapang.
Celakanya: jika berkelahi. Kolo/apes: berada di Timur laut. Selama 7 (tujuh) hari jangan melakukan perjalanan jauh kearah Kolo.

Ilustrasi: Wuku Maktal
Sumber: Koleksi Museum Brojobuwono, Karanganyar, Jateng

Wuku Maktal, keris yang cocok antara lain: Keris dapur Jalak ngore, keris dapur Jalak sangu tumpeng, keris dapur jalak dingding/jinjing, keris dapur Jalak Tilam sari, keris dapur Condong campur, keris dapur Panimbal.

Ilustrasi: Keris dhapur Jalak, Tangguh Singosari
Koleksi Foto: Sigit Yunarka (Klaten)

Batu permata dan batu akik yang cocok bagi wuku Maktal, antara lain: Meteor hitam, Intan, kecubung wulung, mata kucing (cat eye).

Pasangan Ideal bagi wuku Maktal dalam Pilkada: wuku Sinta dan wuku Galungan.***

Ilustrasi: Kompas Wuku
Posisi Wuku Maktal berada di Timur Laut





Senin, 14 September 2015

Minggu/Wuku Madangkungan 13-19 September 2015


Mpu Totok Brojodiningrat,
Museum Keris "Neka", Ubud Bali.


Wuku Madangkungan, dalam minggu ini memasuki Mongso Kapat.

"Waspo Kumembeng Jroning Kalbu".  Mangsane Tuk podho mampet lan sumur podho asat.  Wit randu wiwit pentil. Manuk manyar gawe susuh. Bayi lahir ing mongso iki watakke resikkan. 

Artinya: "Air mata menggenang tertahan dalam telaga sanubari", banyak orang sedih hatinya tanpa bisa mengeluarkan air mata. Sumber-sumber mata air tersumbat, sumur pada kekeringan. Pohon randu mulai berbuah, burung manyar membuat sarang. Bayi yang terlahir pada mongso Kapat wataknya suka kepada kebersihan atau rapi.

Bathara Basuki
Simbol Padewan Wuku Madangkungan

Wuku Madangkungan dibawah pengaruh dewa bumi Batara Basuki. Durasi dari tanggal 13 September 2015 ~ 19 September 2015 (Minggu Kliwon ~ Sabtu Legi).

Tanggal 13 September 2015 (Minggu Kliwon): Hari ini adalah Lebu Katiyup Angin (Apa yang diperjuangkan atau dilakukan, seperti debu yang tertiup angin, sia sia tanpa hasil). Tetapi bagus untuk memasang atau membuat syarat Tolak Balak. Untuk memasang landeyan/tangkai tombak bagus angsarnya.

Tanggal 14 September 2015 (Senin Legi): Baik untuk menjalin kerja sama/kongsi dagang. Baik untuk menanam modal. Memulai berdagang terutama dalam bidang agrobisnis sangat baik. Untuk menyimpan padi dilumbung atau gudang sangat baik.

Tanggal 15 September 2015 (Selasa paing): Hari ini Satriya Wirang, hati-hati didalam mengambil langkah dan keputusan penting, karena akan mendapat malu besar pada ujungnya. Untuk memasang tumbal sawah atau pertanian sangat baik. Memasang landeyan atau tangkai tombak sangat baik.

Rotasi Hari dan Posisi Kala (di Timur)
Wuku Madangkungan

Tanggal 16 September 2015 (Rabu Pon): Banyak orang menebar "Wisa mandi". Fitnah bertebaran dimuka bumi, tidak baik untuk ditanggapi karena akan sangat merugikan diri sendiri.

Tanggal 17 September 2015 (Kamis Wage): Bepergian urusan dagang yang ada kaitannya dengan bidang pangan sangat baik, cenderung meraup untung dan sukses. Begitu juga dengan pekerjaan atau kegiatan lainnya, berdampak baik.

Tanggal 18 September 2015 (Jumat Kliwon): Hari ini Bangas Padewan, seyogyanya tidak untuk mantu, boyongan rumah, memulai membangun perkantoran, hotel dan tempat usaha lainnya.

Tanggal 19 September 2015 (Sabtu Legi): Baik untuk memulai membongkar bangunan seperti rumah dan lain sebagainya. Sangat baik untuk kulakan barang dagangan, cenderung mendulang untung.

Wuku Madangkungan keris yang cocok antara lain adalah: Keris dapur Sabuk Inten, keris dapur Sabuk Tampar, keris dapur Carang Soka, keris dapur Pandawa.

Ilustrasi: Keris Dhapur Carangsoka
Kolektor: Cakra Wiyata
Foto: anom (Pameran DPR-RI, 2015)


Wuku Madangkungan, batu permata atau akik yang cocok: Berlian, batu kolang kaling, kecubung es, manik banyu (mustika air).

Berlian, Pilihan Batu Permata
Orang Ber-Wuku Madangkungan
Sumber Foto: Detik.Com

Pasangan ideal bagi wuku Madangkungan dalam Pilkada adalah: Wuku Sungsang dan Wuku Watu Gunung.
Kedudukan Wuku Madangkungan (Timur)

Wuku Madangkungan: Dewanya Batara Basuki.
Kayunya: Plasa. Menjadi kembang hutan.
Burungnya: Pelung. Wataknya sangat tertarik pada air. Mata pencahariannya dilaut. Kelak akan mempunyai budi yang baik. Ikhlas kepada takdir. Bicaranya banyak.
Celakanya: Bisa terbunuh dimalam hari.
Kala/apesnya: di Timur. Selama 7 (tujuh) hari di saat memasuki wuku Madangkungan jangan melakukan perjalanan jauh ke arah Timur.

Manuskrip Pawukon
Koleksi: Museum Keris Brojobuwono
(Karanganyar, Jawa Tengah)

Senin, 07 September 2015

Minggu/Wuku Tambir, 6-12 September 2015: Pasangan Ideal Pilkada (Tambir, Dukut, Julungwangi), Ber-Cincin Batu Ruby

Mpu Totok Brojodiningrat,
Kirab Acara "Kongres Nasional I", Surakarta, 2011


Wuku Tambir, dalam minggu ini durasi dari tanggal 06 September 2015 ~ 12 September 2015 (Minggu Pon ~ Sabtu Wage), dibawah pengaruh Mongso Katelu.

Mongso Katelu: "Suto Manut Bopo". Mangsane lung lungan podho merambat inglanjarane, pring lan empon empon liyane podho ngebung (nukul). Polowijo mangsane panen. Bayi lahir ing mongso iki watakke kumer anteng. 

Artinya: "Anak Menurut pada Bapak/Orang Tua". Waktunya jenis tanaman merambat, terus menerus bergerak mencari rambatannya. Rumpun bambu dan tanaman sejenis kunyit, jahe, lengkuas dan lain-lain mulai tunas. Tanaman palawija panen. Bayi yang terlahir pada mongso ini anaknya pendiam.

Kedudukan Wuku Berdasarkan 8 Penjuru Mata Angin dan "Atas-Bawah"

Orang yang terlahir ber-Wuku Tambir, pasangannya yang ideal didalam Pilkada adalah orang yang terlahir ber-Wuku Dukut dan Wuku Julung Wangi.

Ilustrasi:Manuskrip Pawukon
Koleksi: Museum Keris Brojobuwono, Karanganyar, Jateng

Tanggal 06 September 2015 (Minggu Pon): Jangan memberangkatkan delegasi, tidak baik, akan mendapatkan malu.

Karakter Hari dan Posisi Kala
Minggu/Wuku Tambir
Tanggal 07 September 2015 (Senin Wage): Hari ini Sampar Wangke (Tersandung Mayat), tidak baik untuk melakukan hubungan intim, berpengaruh pada kesehatan rokhani dan jasmani. Hindari melakukan hal hal yang penting, seperti pernikahan, memulai membangun rumah, hotel, gedung, tempat usaha, boyongan/pindah rumah. Jangan memotong atau memanen bambu atau pohon bergetah, akan mudah dimakan bubuk dan mudah hancur. Untuk memasang landeyan tombak sangat baik. Melakukan perniagaan juga baik dan cenderung mendulang untung.

Tanggal 08 September 2015 (Selasa Kliwon): Sangat baik untuk menanam tanaman pala gumantung/pohon yang berbuah, akan bagus hasilnya. Untuk memulai usaha agrobisnis sangat baik.

Tanggal 09 September 2015 (Rabo Legi): Sebaiknya menghindari perjalanan jauh atau perjalanan penting, kelak dikemudian hari akan menimbulkan masalah atau kendala.

Tanggal 10 September 2015 (Kamis Paing): Sebenarnya sangat baik untuk memulai menanam padi jika sistem pertanian dilakukan seperti para leluhur Nusantara dahulu. Baik untuk usaha agrobisnis. Menanam modal cenderung mendulang untung. Akan tetapi setiap langkah harus hati hati karena hari ini adalah Lebu Katiyup Angin (debu yang diterbangkan angin)

Tanggal 11 September 2015 (Jumat Pon): Sangat baik untuk berniaga, terutama urusan Pangan dan sandang. Bisnis property atau perumahan, apartement, kos-kosan sangat bagus dan akan berkembang dengan cepat. Hari ini masih Lebu Katiyup Angin, hati-hati didalam setiap tindakan agar tidak merugi.

Tanggal 12 September 2015 (Sabtu Wage): Hari ini adalah Satriya Wirang (mendapat malu), hati-hati didalam mengambil keputusan atau langkah penting, terutama yang terkait dengan kepentingan banyak orang. Untuk berniaga, baik.

Bathara Siwah
Simbol Minggu/Wuku Tambir
Wuku Tambir, dewanya Batara Siwa. "Batara Siwa dalam lahirnya baik, akan tetapi didalam batinnya sering mengharapkan hasil."
Kayunya: Upas, tidak bisa digunakan sebagai pelindung.
Burungnya: Prenjak. Besar kemauannya. Senang memuji dirinya sendiri.
Tambir Anggara kasih upas racun, maknanya: budinya tidak baik. Celakanya kena fitnah.
Kala/apes: di Barat daya. Selama tujuh hari jangan pergi jauh ke arah Barat Daya.

Wuku Tambir, batu permata atau batu akik yang cocok adalah:

  • Ruby, 
  • Red baron, 
  • Merah siyam.


Keris yang cocok bagi wuku Tambir:

  • Keris dapur Kebo Lajer, 
  • Keris dapur Kebo Teki, 
  • Keris dapur Tebu Sauyun, 
  • Keris dapur Bethok, 
  • Keris dapur Sangkelat, 
  • Keris dapur Pandawa.