WangSit Pawukon

Metafisika Waktu itu Bernama Pawukon

Membongkar Peta Batin Kuno Di dalam diri kita, terbentang sebuah "peta" batin yang unik. Peta ini adalah cerminan dari pola ...

Bagian 2 Serat Pawukon: Wuku Ke-30 Watugunung

Wuku Watugunung - Serat Pawukon

Wuku Watugunung - Serat Pawukon

Disadur oleh Anom Surya Putra (2025)

Wuku Watugunung merupakan wuku ketiga puluh dan terakhir dalam perhitungan kalender Jawa. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai watak, karakter, dan petunjuk hari untuk Wuku Watugunung.

Aspek-Aspek Wuku Watugunung

Dewa Sang Hyang Ăntaboga, dan Dèwi Nagagini. Watak Sang Hyang Ăntaboga: suka bertapa (ulah nastapa) dan suka berada di luar negara (jaban praja). Dèwi Nagagini: cemburu (amaron sih).
Pohon Wijayakusuma. Besar laku prihatinnya (bratane), tidak dikenal di keramaian (tambuh ing rame).
Burung Gogik. Besar kecurigaannya.
Candi Ada di depan. Selalu bertapa, sering prihatin.
Candra Bintang bulan kesiangan. Terang hatinya tetapi tidak punya cahaya.
Lambang/Celaka Celakanya: terkena jerat (pusara).
Sedekah Kaki empat (sikil pat) yang mulus, dan juwadah serta sayuran yang lengkap, apa lagi makanan yang manis gurih, ikan-ikanan yang pedas asin, dan asam pahit. Doanya: mêmêtri awak (memelihara diri).
Kala Jaya Bumi Ada di timur. Tujuh hari jangan pergi mendatangi arah Kala.

Petunjuk Hari Wuku Watugunung

Hari & Pasaran Padewan Padangon Paringkêlan Sêngkan Turunan Paarasan Păncasuda Wariga Gêmêt Keterangan/Hasil
Minggu Kliwon Endra Gigis Mawulu - Lintang Lêbu Katiyub Ngangin Rahayu Membeli bangsanya berkaki empat: baik, dan jadi kebenaran.
Senin Legi Guru Kerangan Tungle - Angin Tunggak Sêmi Rahayu Sungguh rahayu, mulai mengolah benih: baik.
Selasa Paing Yama Nohan Aryang - Aras Kêmbang Satriya Wirang Ala Jangan bepergian, sakit di perantauan.
Rabu Pon Lodra Wogan Wurukung - Rêmbulan Bumi Kapêtak Ala Jangan bepergian kamu akan tertimpa tangan, karena bumi tujuh namanya.
Kamis Wage Brama Tulus Paningron Turun Cèlèng Dêmalung Aras Kêmbang Tunggak Sêmi Rahayu Bepergian selamat, anak lahir tidak terputus sandang pangannya.
Jumat Kliwon Kala Wurung Uwas Naik Kuthilapas Rêmbulan Wasesa Sêgara Ala Jangan bepergian, sakit di perantauan, anak lahir juga mudah sakit (gêringan) dan pemalas (sungkanan).
Sabtu Legi Uma Dadi Mawulu Sri Turun Lesung Rêmbulan Bumi Kapêtak Rahayu Segala karya baik, menanam umbi-umbian: keluar (berhasil).

Ringkasan Wuku Watugunung

Wuku Watugunung merupakan wuku penutup dengan karakter suka bertapa dan sering berada di luar lingkungan keramaian. Mereka memiliki laku prihatin yang besar namun tidak menonjol di keramaian. Kecurigaan yang besar mewarnai sifat mereka, dan mereka cenderung selalu bertapa dan prihatin. Meski hatinya terang, mereka tidak memiliki 'cahaya' yang memancar keluar. Mereka perlu waspada terhadap jerat atau perangkap dalam kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsultasi/diskusi lebih lanjut, silahkan posting di kolom komentar