WangSit Pawukon

Metafisika Waktu itu Bernama Pawukon

Membongkar Peta Batin Kuno Di dalam diri kita, terbentang sebuah "peta" batin yang unik. Peta ini adalah cerminan dari pola ...

Bagian 2 Serat Pawukon: Wuku Ke-6 Gumbreg

Wuku Gumbrêg - Serat Pawukon

Wuku Gumbrêg - Serat Pawukon

Disadur oleh Anom Surya Putra (2025)

Wuku Gumbrêg merupakan wuku keenam dalam perhitungan kalender Jawa. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai watak, karakter, dan petunjuk hari untuk Wuku Gumbrêg.

Aspek-Aspek Wuku Gumbrêg

Dewa Bathara Cakra
Watak Wuku Wataknya: berkata sekali (ujar pisan), ikhlas tanpa selubung/tanpa disembunyikan (lilan tan nganggo warana). Kakinya depan terendam air, perintahnya tenang di depan, keras di belakang.
Gedung Ada di belakang. Tanda ikhlas pada hartanya tanpa selubung (lila ing donyane tan nganggo warana).
Pohon Waringin. Menjadi tempat bernaung (pangauban) dan disukai (pinisuka) oleh bendara, orang yang melihat terpesona (kacaryan), ingin bernaung.
Burung Ayam alas (Ayam hutan). Wataknya: dipuja (pinilala) oleh orang besar, serta berkata manis dan harum ucapannya, orang yang melihat suka dan kasih, disenangi pengabdiannya, dipercaya dalam pekerjaan, luhur keangkuhannya, besar daulatnya (kekuasaannya).
Candra Gêtêr-patêr (Guntur-petir). Wataknya: kaya ilmu (sugih ngèlmu), banyak bicara (akèh kojahe), tetapi tidak tahu akhirnya (tan wruh wêkasane). Hatinya terlalu menyucikan diri, akhirnya gagal (wigar-anggagar) orang yang mencari ilmunya.
Lambang/Celaka Kayu mati. Celakanya: tercebur di air (kalêbu ing banyu).
Sedekah Nasi pêra dikukus dari beras satu pitrah, lauknya ayam brumbun (berwarna-warni) dipindang, sayuran sembilan warna. Doanya: rajukna.
Kala Jaya Bumi Ada di selatan. Tujuh hari jangan pergi menyongsong arah Kala.

Petunjuk Hari Wuku Gumbrêg

Hari & Pasaran Padewan Padangon Paringkêlan Sêngkan Turunan Paarasan Păncasuda Wariga Gêmêt Keterangan/Hasil
Minggu Paing Yama Wogan Mawulu Naik Asu Ajag Rêmbulan Wasesa Sêgara Ala Segala pekerjaan buruk, jangan bepergian (lêlungan) akan celaka di perantauan (kasêngkala ing paran).
Senin Pon Lodra Tulus Tungle Turun Sapi Gumarang Aras Tuding Sumur Sinaba Ala Patah leher sepotong (ringkêl gulu sasigar), jangan bepergian sakit di perantauan (kêlaran ing paran).
Selasa Wage Brama Wurung Aryang - Bumi Lêbu Katiyub Ngangin Ala Tetapi membeli bibit ayam: baik, dan mengobati orang gila: bisa sembuh.
Rabu Kliwon Kala Dadi Wurukung - Srêngenge Lêbu Katiyub Ngangin Rahayu Beradu (mêmarangana) saling suka dan banyak sanak (sugih sanak).
Kamis Legi Uma Dangu Paningron - Lintang Satriya Wibawa Rahayu Sungguh baik. Segala pekerjaan berhasil (sida), jika bepergian selamat di perantauan.
Jumat Paing Sri Jagur Uwas - Srêngenge Tunggak Sêmi Rahayu Segala pekerjaan baik, bepergian mendapat kesukaan di perantauan.
Sabtu Pon Endra Gigis Mawulu - Banyu Wasesa Sêgara Rahayu Segala pekerjaan baik, mendapat kemurahan banyak, rezeki beras, padi, sandang pangan datang bertambah-tambah (wuwuh-wuwuh).

Ringkasan Wuku Gumbrêg

Wuku Gumbrêg memiliki karakter yang jujur dan ikhlas tanpa tedeng aling-aling. Mereka berkata sekali dan tidak suka menyembunyikan sesuatu. Meskipun banyak bicara dan kaya ilmu, mereka sering tidak tahu akhir dari apa yang dibicarakan. Mereka disukai banyak orang, dipercaya dalam pekerjaan, dan memiliki wibawa yang besar. Namun perlu waspada terhadap bahaya tenggelam di air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsultasi/diskusi lebih lanjut, silahkan posting di kolom komentar