WangSit Pawukon

Metafisika Waktu itu Bernama Pawukon

Membongkar Peta Batin Kuno Di dalam diri kita, terbentang sebuah "peta" batin yang unik. Peta ini adalah cerminan dari pola ...

Bagian 2 Serat Pawukon: Wuku Ke-14 Mandhasiya

Wuku Măndhasiya - Serat Pawukon

Wuku Măndhasiya - Serat Pawukon

Disadur oleh Anom Surya Putra (2025)

Wuku Măndhasiya merupakan wuku keempatbelas dalam perhitungan kalender Jawa. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai watak, karakter, dan petunjuk hari untuk Wuku Măndhasiya.

Aspek-Aspek Wuku Măndhasiya

Dewa Bathara Brama
Watak Wuku Wataknya: kuat budinya, keras tanpa ampun pada orang yang bersalah, jika sudah marah tidak bisa dihalangi.
Gedung Terkunci di depan. Wataknya: hemat pada uang, jika memberi diberikan secara terang-terangan (kinetokake), agak angkuh sombong (gumunggung), dan sok-sokan (kumingsun).
Pohon Asêm. Wataknya: boleh dinaungi oleh orang melarat dan orang kesusahan, menjadi penenang hatinya.
Burung Platuk Bawang. Wataknya: kuat budinya, banyak belas kasihan (kawêlasane) dan banyak pekerjaannya.
Candra Batu hitam di tempat tidur, dan pohon besar dalam akarnya. Sangat sabar, tetapi jika marahnya keluar sangat keras.
Lambang/Celaka Ikan ditinggalkan air. Wataknya: sering sengsara. Celakanya: digigit (siniyung) dan dikerjai setan/orang jahil (jinailan).
Sedekah Nasi merah dikukus dari beras satu pitrah, sayurnya bayam merah, lauknya ayam merah dibumbui pindang, kuah pindang dicampur bayam merah. Uangnya empat puluh kèthèng uang baru yang masih merah. Doanya: slamêt pina.
Kala Jaya Bumi Ada di bawah. Tujuh hari jangan menggali-gali (dhudhuk-dhudhuk).

Petunjuk Hari Wuku Măndhasiya

Hari & Pasaran Padewan Padangon Paringkêlan Sêngkan Turunan Paarasan Păncasuda Wariga Gêmêt Keterangan/Hasil
Minggu Pon Endra Wurung Aryang - Aras Kêmbang Bumi Kapêtak Ala Jangan bepergian, hadangan musuh semua.
Senin Wage Guru Dadi Wurukung - Gêni Wasesa Sêgara Rahayu Membuat perangkap jala, jaring, sundhit, sêrêpan: baik.
Selasa Kliwon Uma Dangu Paningron - Aras Tuding Sumur Sinaba Ala Hadangan musuh, hati-hati jangan lengah.
Rabu Legi Lodra Jagur Uwas - Aras Kêmbang Sumur Sinaba Rahayu Meminta saling suka, guntur rumah baik.
Kamis Paing Brama Gigis Mawulu Naik Asu Ajag Bumi Lêbu Katiyub Ngangin Rahayu Meminta saling suka.
Jumat Pon Kala Kerangan Tungle Turun Sapi Gumarang Lintang Lêbu Katiyub Ngangin Rahayu Membuat bendungan bisa mampet, kapupuran sari (sêsanjan badhik - memakai keris kecil).
Sabtu Wage Uma Nohan Aryang - Lintang Satriya Wirang Luwih Bêcik Lebih baik kuat, disegani, mendatangi saling suka, jika berperang musuhnya takut (tintrim).

Ringkasan Wuku Măndhasiya

Wuku Măndhasiya memiliki budi yang kuat dan keras tanpa ampun pada orang bersalah. Mereka hemat namun angkuh dan sok-sokan. Meskipun kuat budinya, mereka memiliki banyak belas kasihan dan pekerjaan. Mereka sangat sabar namun jika marah akan sangat keras. Mereka sering mengalami kesengsaraan dan perlu waspada terhadap gigitan serta gangguan setan atau orang jahil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsultasi/diskusi lebih lanjut, silahkan posting di kolom komentar