WangSit Pawukon

Metafisika Waktu itu Bernama Pawukon

Membongkar Peta Batin Kuno Di dalam diri kita, terbentang sebuah "peta" batin yang unik. Peta ini adalah cerminan dari pola ...

Bagian 2 Serat Pawukon: Wuku Ke-13 Langkir

Wuku Langkir - Serat Pawukon

Wuku Langkir - Serat Pawukon

Disadur oleh Anom Surya Putra (2025)

Wuku Langkir merupakan wuku ketigabelas dalam perhitungan kalender Jawa. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai watak, karakter, dan petunjuk hari untuk Wuku Langkir.

Aspek-Aspek Wuku Langkir

Dewa Bathara Berawa (Bathara Kala)
Watak Wuku Murka angkara budi, sering membuat kerusuhan (rudah) serta kerusakan orang lain. Tetapi jika melakukan laku kepanditaan, cepat mengerti (enggal sumurupe) karena tajamnya hati (landhêping ati), segala yang dipelajari cepat bisa.
Pohon Ingas dan Cêmara Sol. Kayu Ingas: tetap panas (panas), tidak boleh dinaungi, akibatnya menyebabkan sengsara dan pemarah. Kayu Cêmara Sol: juga tidak boleh dinaungi serta tidak ada orang yang suka.
Burung Gêmak. Wataknya: jahat (candhala) budinya, berani dalam keberanian tidak memandang manusia atau tidak takut pada sesamanya, suka pada perbuatan salah/jahat (panggawe luput), menganiaya, serta sombong (gumunggung).
Candra Gunung berguruh (gunung gumaludhug). Wataknya: segala bicaranya menggentarkan (anggêgirisi), bisa mengecilkan hati orang, tetapi tidak apa-apa (tan ngapaa).
Lambang/Celaka Banteng berani (andaka wani). Wataknya: sangat berani, tetapi tidak hati-hati. Celakanya: bertengkar (kêkêrêngan), atau berbuat kejahatan (laku kadurjanan), atau dikerjai (jinailan).
Sedekah Nasi wuduk, lauknya kambing dan ikan air tawar (loh) direbus (linêmbar). Doanya: slamêt pina.
Kala Jaya Bumi Ada di tenggara. Tujuh hari jangan pergi mendatangi Kala.

Petunjuk Hari Wuku Langkir

Hari & Pasaran Padewan Padangon Paringkêlan Sêngkan Turunan Paarasan Păncasuda Wariga Gêmêt Keterangan/Hasil
Minggu Legi Guru Dangu Tungle - Aras Pêpêt Sumur Sinaba Rahayu Menanam mendapat buahnya.
Senin Paing Yama Jagur Aryang - Lintang Bumi Kapêtak Rahayu Bepergian mendapat rezeki, bayi lahir ada keberuntungannya.
Selasa Pon Lodra Gigis Wurukung - Aras Pêpêt Satriya Wibawa Rahayu Bepergian rezekinya menunggu, bayi lahir ada keberuntungannya.
Rabu Wage Brama Kerangan Paningron Turun Cèlèng Dêmalung Aras Tuding Satriya Wibawa Rahayu Melakukan bertapa (tarak brata) mendapat cahaya dan mendapat izin diterima.
Kamis Kliwon Kala Nohan Uwas Naik Kuthilapas Bumi Bumi Kapêtak Rahayu Mulai mengolah benih: baik jadi berhasil.
Jumat Legi Uma Wogan Mawulu Sri Turun Padaringan Aras Tuding Satriya Wirang Rahayu Mendatangi mendapat pekerjaan, menanam umbi-umbian: baik.
Sabtu Paing Sri Tulus Tungle - Gêni Satriya Wibawa Rahayu Mendatangi saling suka.

Ringkasan Wuku Langkir

Wuku Langkir memiliki sifat murka dan angkara budi, sering membuat kerusuhan dan kerusakan. Namun jika menjalani laku kepanditaan, mereka cepat mengerti dan belajar dengan tajam. Mereka berani tanpa memandang siapa, suka pada perbuatan jahat, dan sombong. Bicaranya menggentarkan namun sebenarnya tidak berbahaya. Mereka perlu waspada terhadap perselisihan, perbuatan kejahatan, atau diperdaya orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsultasi/diskusi lebih lanjut, silahkan posting di kolom komentar